Pekalongan – Bencana banjir yang masih mengenangi sejumlah wilayah di Kota Pekalongan mengakibatkan beberapa aktifitas masyarakat terganggu, terutama disektor pendidikan. Bahkan anak-anak Paud, TK, SD, SMP, SMA tidak dapat belajar karena peralatan belajar tertinggal dirumah.
Menanggapi hal itu, UKK KSR PMI Unit IAIN Pekalongan bersama Tim PSP (Psychosocial Support Program) PMI Kota Pekalongan menyambangi anak-anak di posko pegungsian GOR Jetayu Pekalongan. Kegiatan ini merupakan upaya memberikan pendampingan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) kepada para pengungsi khususnya anak-anak yang berada di posko pegungsian GOR Jetayu Pekalongan.
Krisna Mardani, Anggota Tim PSP PMI Kota Pekalongan menyampaikan bahwa aspek pendidikan anak-anak di pengungsian tetap perlu diperhatikan menginggat PJJ dari sekolah mereka terus berjalan namun mereka tidak terfasilitasi.
Selain memberikan pendampingan, PMI juga memberikan fasilitas internet gratis, buku, kertas, alat tulis dan beberapa media edukasi lainnya”, Tambahnya.
Kegiatan yang kita lakukan pada saat mendampingi anak-anak belajar berupa mewarnai, mengenal warna, membuat bentuk menggunakan origami, belajar berhitung, dan pendampingan mengerjakan tugas sekolah.
Dengan adanya kegiatan ini agar anak-anak di tempat pengungsian tidak hanya bermain setiap harinya. Akan tetapi dapat belajar dan mengerjakan tugas yang diberikan dari sekolah masing-masing.