MUKERTA diselenggarakan dengan tujuan utama membahas Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Garis-Garis Besar Haluan Organisasi (GBHO) melalui proses penyuntingan dan penyempurnaan draf yang dilaksanakan dalam forum resmi di bawah pimpinan presidium tetap pada hari pertama. Selain itu, MUKERTA juga menjadi wadah demokratis bagi seluruh anggota untuk melaksanakan pemilihan Ketua Umum periode 2026 yang diselenggarakan pada hari kedua, sebagai bagian dari upaya regenerasi dan keberlanjutan kepemimpinan organisasi.
Kegiatan MUKERTA dimulai dengan sambutan oleh Bapak Syarif Hidayatullah, AMK, selaku pembina UKK KSR PMI Unit UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, yang sekaligus secara resmi membuka rangkaian acara. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pernyataan bahwa “Berani berubah itu sebuah keharusan, karena satu-satunya yang tidak akan pernah berubah di dunia ini adalah perubahan itu sendiri. Jadi jangan takut akan perubahan, salah satunya melalui MUKERTA inilah kita bisa sama-sama mengoreksi, mengevaluasi, menyampaikan ide untuk mencapai perubahan yang lebih baik”. Pernyataan tersebut menjadi penegasan bahwa MUKERTA merupakan ruang strategis bagi seluruh elemen organisasi untuk berproses secara kritis dan konstruktif demi mewujudkan kemajuan bersama.
Sejalan dengan semangat perubahan yang disampaikan pada pembukaan, pelaksanaan MUKERTA berlangsung secara partisipatif dan demokratis. Seluruh anggota aktif mengikuti musyawarah pembahasan penyempurnaan AD/ART dan GBHO dengan penuh perhatian serta keterlibatan yang konstruktif. Pada hari berikutnya, proses kaderisasi kepemimpinan dilanjutkan melalui pemaparan visi dan misi oleh calon komandan dari anggota tengah yang telah menjabat selama dua periode sebagai bentuk kesiapan melanjutkan estafet kepemimpinan organisasi.
Setelah seluruh tahapan penyampaian visi dan misi dilaksanakan, forum memasuki tahap pengambilan keputusan melalui mekanisme voting. Berdasarkan hasil perhitungan suara yang dipimpin oleh ketua presidium, Legita Pramesti menetapkan bahwa komandan terpilih untuk periode berikutnya adalah M. Khansa Maulana, yang memperoleh suara terbanyak. Penetapan tersebut disambut dengan penuh apresiasi sebagai hasil dari proses musyawarah yang transparan dan demokratis.
Selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung, peserta MUKERTA yang terdiri atas anggota aktif, tamu undangan dari Dewan Kehormatan (DKH), Forum Alumni Relawan Mahasiswa (FARMASI), serta Syarif Hidayatullah selaku pembina, mengikuti kegiatan dengan khidmat, tertib, dan penuh rasa tanggung jawab. Kehadiran seluruh unsur tersebut semakin memperkuat nilai kebersamaan dan solidaritas dalam proses pengambilan keputusan organisasi.
Sebagai penutup rangkaian MUKERTA, panitia mengumumkan nominasi Relawan Awards sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi para anggota. Adapun penghargaan diberikan kepada Ita Indriyani sebagai Relawan Berprestasi, Legita Pramesti sebagai Relawan Tergiat, Ismatul Khasanah sebagai Relawan Terfavorit, dan M. Rafif Musyafa sebagai Relawan Pendonor Terbanyak. Kegiatan kemudian ditutup dengan mushafahah (bersalam-salaman) serta sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan peneguhan komitmen untuk terus bergerak menuju perubahan yang lebih baik.

Pawarta, Lailatus Syifa Azzahro