• Banner 2026
  • Banner2 2026
  • Banner3 2026
  • Banner4 2026
  • Banner5 2026

Menumbuhkan Semangat Kepalangmerahan, UKK KSR PMI Gelar Latihan Rutin DIKLATSAR XIV

03 Oktober 2025

Pekalongan – Unit Kegiatan Khusus (UKK) KSR PMI Unit UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan selesai melaksanakan Latihan Rutin (Larut) Rangkaian DIKLATSAR XIV dengan lancar pada Minggu, 21 & 28 September 2025, di Gedung Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Kampus II Rowolaku, Kajen. Kegiatan ini diikuti oleh ±40 Calon Anggota Baru (CAB) UKK KSR PMI, yang sebelumnya telah mengikuti kegiatan Follow Up dari KSR PMI.

Latihan Rutin (Larut) merupakan bagian dari rangkaian kegiatan DIKLATSAR XIV yang bertujuan untuk membekali calon anggota baru mengenai materi dasar kepalangmerahan yang sesuai dengan kurikulum. Karomatul Maryamah, selaku Ketua Umum, menyampaikan bahwa tujuan dari kegiatan LARUT ini adalah mengenalkan materi dasar kepalangmerahan yang harus dikuasai relawan sebelum nantinya praktik secara langsung di lapangan.

Dalam Larut 1 pada Minggu, 21 September 2025, terdapat dua materi, yaitu Kepalangmerahan dan Hukum Perikemanusiaan Internasional (KMHPI) & Ayo Siaga Bencana (ASB) serta Perawatan Keluarga. Setiap materi disampaikan oleh fasilitator internal UKK KSR PMI dengan durasi 90 menit yang berisi teori dan praktik, serta diselingi ice breaking untuk menjaga semangat peserta.

Materi pertama disampaikan oleh Arjuna Ridhoka dan Dini Faiqoh yang membahas sejarah kepalangmerahan serta pengenalan dasar bencana. Diskusi berjalan interaktif, di mana peserta aktif bertanya dan menanggapi. “Mereka sangat antusias dan menjawab pertanyaan dengan berani, di sesi diskusi pun peserta merespon dengan baik,” ujar Arjuna Ridhoka.

Materi kedua disampaikan oleh Indah Ayu Febriana dan Rahma Mutiara Ass’syifa yang membahas dasar-dasar perawatan keluarga, kebersihan, dan kesehatan diri. Pada sesi ini, peserta juga diajarkan praktik langsung, mulai dari cara membantu mengganti alat tenun hingga mendampingi pasien BAB/BAK. “Praktik langsung ini diharapkan bisa menambah wawasan CAB, bermanfaat, dan bisa dipraktikkan di lingkungan keluarga,” tutur Indah Ayu Febriana.

Beberapa Calon Anggota juga menyampaikan bahwa kegiatan LARUT 1 ini menambah wawasan dan pengalaman baru mereka. “Menurut pribadi saya sendiri, tentunya saya mendapatkan banyak ilmu dari kegiatan ini, terutama dalam materi praktek PK”, ujar Saifurohman. hal serupa juga dikatan oleh Revani Zahra Afifah, "Senang bisa mengikuti larut 1 dan terlibat aktif, apalagi juga bisa kenal sama teman-teman baru dari berbagai jurusan", ujarnya. "Larut ini merupakan hal baru bagi saya, ini bisa menjadi pengetahuan dan pengalaman baru yang menjadi langkah awal untuk terjun ke ranah KSR PMI Uin Gusdur", Medina Janneta Humaida.

Sepekan kemudian, pada Minggu, 28 September 2025, UKK KSR PMI melanjutkan rangkaian dengan Larut 2. Kali ini peserta menerima dua materi utama, yakni Pendidikan Remaja Sebaya (PRS) dan Pertolongan Pertama (PP).

Materi PRS disampaikan oleh fasilitator Ita Indriyani dan Alia Sabana Badar. Pokok bahasannya mencakup tumbuh kembang remaja, kesehatan reproduksi remaja, HIV/AIDS, serta NAPZA. Materi ini tidak hanya disampaikan dalam bentuk ceramah, tetapi juga dengan diskusi yang menarik partisipasi peserta. “Peserta cukup aktif bertanya dan berdiskusi apalagi ketika kita adakan sesi evaluasi, mengerjakan soal dengan metode yang asik dan melatih kerjasama tim, mereka sangat antusias” ujar Ita Indriyani

Materi kedua mengenai Pertolongan Pertama disampaikan oleh fasilitator Legita Pramesti dan Laila Nur Maghfiroh. Pada sesi ini peserta dikenalkan dengan dasar-dasar PP, mulai dari anatomi dan faal dasar, penilaian penderita, cedera jaringan lunak seperti memar dan cidera pelipis, hingga cedera sistem otot rangka dengan praktik menangani patah tulang terbuka. Selain itu, peserta juga mempelajari teknik pemindahan penderita, serta penanganan kedaruratan medis seperti pingsan dan hipotermia. “Peserta yang awalnya sudah cukup bosan saat menerima materi, langsung berubah antusias ketika kita memberikan praktek langsung mengenai pembidaian dan evakuasi” ungkap Legita Pramesti.

 

Kegiatan Larut 2 juga mendapat respon positif dari peserta, termasuk dari mahasiswa luar negeri yang turut bergabung. Sanusi Rehbaru, mahasiswa Semester 3 PAI asal Thailand, menyampaikan “Perasaan saya sangat gembira, dan dapat pengalaman baru serta ilmu yang bermanfaat. Ilmu yang saya dapat bisa digunakan di rumah nanti.” Sementara itu, Abdullah, mahasiswa Semester 3 Ekonomi Syariah asal Nigeria, menyampaikan kesannya dalam bahasa Inggris:“I feel good and I will study hard, and I hope I can help another from something I learn here.” (Saya merasa baik, mulai hari ini saya belajar keras, dan saya berharap bisa membantu orang lain dengan sesuatu yang saya pelajari di sini.)

Setiap kegiatan larut diakhiri dengan foto bersama sebagai bentuk dokumentasi. Berakhirnya kegiatan LARUT ini, UKK KSR PMI Unit UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan berharap bisa menjadi gerbang awal calon anggota baru dalam berproses dan belajar, baik dalam segi materi maupun dalam membentuk jiwa kepemimpinan. Najwa Shofwatul Maula selaku Ketua SC (Steering Committee) berharap semoga calon anggota baru, baik yang belum pernah mengikuti PMR mapun yang sudah mengikuti PMR dapat menambah wawasan baru mengenai kepalangmerahan. “Saya juga berharap, semua calon anggota baru dapat terus berpartisipasi dalam rangkaian DIKLATSAR XIV sampai akhir”, tambahnya.

Dengan kegiatan LARUT ini UKK KSR PMI Unit UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan akan terus berupaya menjadi wadah dalam meningkatkan dan mengembangkan pengetahuan maupun keterampilan calon anggota baru sampai siap menjadi relawan yang berkarakter.

Pawarta: Ismatul Khasanah

Pengumuman

Kegiatan

  • DIKLATSAR 2012 (PERTAMA)
    • Kamis, 19 Oktober 2017

    Seiring perkembangan ilmu dan teknologi di dunia ini, segala macam bentuk bencana baik alam maupun karena ulah dari tangan manusia itu sendiri, selalu memberikan dampak kerugian materi maupun imateri, diperparah…

  • DIKLATSAR 2013 (KEDUA)
    • Kamis, 19 Oktober 2017

    “Berbekal Tujuh Prinsip Menuju Relawan Sejati yang Responsif” Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, segala macam bentuk bencana baik yang disebabkan karena faktor alam maupun karena ulah tangan manusia selalu…

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree