• Banner 2026
  • Banner2 2026
  • Banner3 2026
  • Banner4 2026
  • Banner5 2026

Mukerta VIII

19 Oktober 2017

Pada organisasi yang masih aktif pastilah ada yang namanya estafet kepengurusan disetiap periodenya, dimana pengurus lama diganti dengan pengurus baru. Regenerasi pengurus sangat penting dilakukan pada suatu organisasi sebagai penerus perjuangan dalam mempertahankan dan meningkatkan kemajuan organisasi serta mewujudkan tujuan organisasi. Sama halnya dengan organisasi lain, UKK KSR PMI Unit IAIN Pekalongan juga menerapkan regenerasi pengurus pada setiap periodenya. Masa jabatan dalam satu periode adalah satu tahun, jadi setiap tahunnya kami mengadakan Musyawarah Kerja Anggota atau yang biasa disebut dengan MUKERTA.

Tidak hanya getol dalam urusan satgas jaga medis, melakukan pertolongan pertama pada orang sakit, dan menjadi sumber informan mengenai donor darah – setidaknya itu pandangan umum tentang kami di lingkup mahasiswa. Kami juga getol dalam mengurus tata administrasi organisasi beserta instrumen hukumnya. Bagi kami, dalam Mukerta yang terpenting bukan hanya siapa ketua terpilih dan penyampaian LPJ (laporan pertanggungjawaban). Namun kami juga memperhatikan instrumen hukum atau alat yang menjadi landasan kami dalam menjalankan tugas sebagaimana mestinya. Instrumen hukum itu disesuaikan dengan kebutuhan organisasi untuk periode-periode selanjutnya, biasanya ada penambahan atau penghapusan redaksi dalam instrumen hukum tersebut. Walaupun ada perubahan, diusahakan tidak mengubah relevansinya pada tujuan organisasi. Itu mengapa dalam Mukerta harus melibatkan semua unsur seperti pembina, anggota muda, pengurus, dewan kehormatan, dan Farmasi (alumni). Mukerta diadakan setiap setahun sekali pada akhir periode, acara tersebut sangat sentimental dan terkesan sakral bagi para pengurus karena mereka akan melaporkan perwujudan program kerja yang dijanjikan pada awal periode kepengurusan. Mukerta VIII ini merupakan Mukerta terakhir yang diselenggarakan – terhitung sejak tulisan ini dibuat, tepatnya pada tanggal 14-15 Desember 2019 di Doro, Kabupaten Pekalongan. Musyawarah itu dipimpin oleh Yusril Ihza Mahendra selaku Presidium I didampingi oleh Devi Pratama Putri selaku Presidium II dan Wiwit Irvanto selaku Presidium III. Acara tersebut dipanitiai oleh para anggota baru yang baru saja resmi (mengikuti Diklatsar) 3 minggu sebelumnya. Ujung dari rangkaian musyawarah yang diselenggarakan yaitu pemilihan ketua KSR PMI Unit IAIN Pekalongan tahun 2020. Bakal calon ketua berasal dari anggota Diklatsar angkatan VI, setelah disortir dari berbagai macam persyaratan untuk calon ketua akhirnya diadakan pemilihan. Proses pemilihan ketua dilakukan dengan sistem demokrasi yaitu setiap peserta Mukerta memiliki hak suara untuk memilih nama calon ketua. Akhirnya terpilihlah Adi Prasetyo sebagai mandataris ketua KSR Unit IAIN Pekalongan tahun 2020. Setelah itu pemegang tampuk kepemimpinan untuk menjalankan estafet kepengurusan selama tahun 2020 adalah Adi Prasetyo bersama pengurus yang terdiri dari anggota Diklatsar VI, Diklatsar VII, dan Diklatsar VIII.

Pengumuman

Kegiatan

  • DIKLATSAR 2012 (PERTAMA)
    • Kamis, 19 Oktober 2017

    Seiring perkembangan ilmu dan teknologi di dunia ini, segala macam bentuk bencana baik alam maupun karena ulah dari tangan manusia itu sendiri, selalu memberikan dampak kerugian materi maupun imateri, diperparah…

  • DIKLATSAR 2013 (KEDUA)
    • Kamis, 19 Oktober 2017

    “Berbekal Tujuh Prinsip Menuju Relawan Sejati yang Responsif” Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, segala macam bentuk bencana baik yang disebabkan karena faktor alam maupun karena ulah tangan manusia selalu…

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree