.jpeg)
Kegiatan dimulai pukul 09.00 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dari Legita Pramesti selaku Ketua Panitia, M. Khansa Maulana selaku Ketua Umum UKK KSR PMI Unit UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan, serta perwakilan dari PMI Kota Pekalongan.
Pada sesi inti, Bapak Agit Anggoro selaku pemateri menyampaikan materi mengenai penyebab, gejala, tahapan perkembangan penyakit, serta cara pencegahan DBD. Peserta juga memberikan edukasi mengenai penerapan PSN 3M Plus, yaitu menguras tempat penampungan udara, menutup rapat wadah udara, mendaur ulang barang-barang bekas yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, serta menerapkan langkah-langkah pencegahan tambahan untuk memutus rantai penyebaran DBD.jpeg)
Selama kegiatan berlangsung, peserta mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan antusias. Sesi diskusi juga dimanfaatkan peserta untuk mengajukan pertanyaan seputar pencegahan DBD di lingkungan tempat tinggal mereka.
Ketua Panitia, Legita Pramesti, menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan baik meskipun masih terdapat beberapa hal yang perlu dievaluasi. Ia mengatakan, “Alhamdulillah kegiatan dapat terlaksana dengan baik. Evaluasi akan menjadi bahan perbaikan agar kegiatan berikutnya lebih maksimal.”
Ia juga berharap materi yang diberikan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Api-Api. “Semoga sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mencegah DBD dan menjadi awal dari program pengabdian masyarakat yang berkelanjutan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, kegiatan Bincang Siaga berlangsung dengan lancar dan sesuai dengan tujuan yang telah direncanakan. Hasil evaluasi kegiatan akan menjadi dasar penyempurnaan pelaksanaan program selanjutnya, termasuk rencana tindak lanjut untuk mengetahui sejauh mana pemahaman masyarakat terhadap materi yang telah disampaikan.
Pawarta : Najah Khafidhoturrohmah