• Banner 2026
  • Banner2 2026
  • Banner3 2026
  • Banner4 2026
  • Banner5 2026

Semarak Ramadan di Panti Asuhan Darul Hadlonah: UKK KSR PMI UIN Gus Dur Gelar Edukasi PHBS dan Penanaman Tanaman Obat

07 آذار/مارس 2026

Pekalongan – Unit Kegiatan Khusus (UKK) KSR PMI Unit UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Kesehatan dan Penanaman Tanaman Obat di Panti Asuhan Darul Hadlonah Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan pada 27 Februari dan 1 Maret 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Semarak Ramadan yang bertujuan meningkatkan pengetahuan anak-anak panti mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta pemanfaatan tanaman obat keluarga.

Kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang secara resmi dibuka oleh Ibu Maryam selaku pengurus Panti Asuhan Darul Hadlonah dan Najah Khafidhoturrohmah selaku ketua panitia. Acara tersebut dihadiri oleh panitia, pengurus panti, serta anak-anak panti asuhan yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Pada sesi sosialisasi kesehatan, peserta memperoleh materi mengenai Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang disampaikan oleh Salwa Durrotun Nashah dan Rahma Mutiara As’syifa. Materi yang diberikan meliputi pentingnya menjaga kebersihan diri dan lingkungan, pemanfaatan tanaman obat keluarga, serta penjelasan mengenai cara mencuci tangan yang benar sebagai salah satu langkah sederhana dalam menjaga kesehatan.

Setelah penyampaian materi, peserta mengikuti kegiatan pengecatan pot yang akan digunakan sebagai media penanaman tanaman obat di lingkungan panti asuhan. Pengecatan dilakukan menggunakan cat kayu dengan pilihan warna kuning, merah, dan biru sehingga menghasilkan pot yang berwarna-warni dan menarik. Proses pengecatan ini memerlukan waktu pengeringan yang cukup lama, terlebih kegiatan berlangsung pada musim hujan. Oleh karena itu, rangkaian kegiatan diberi jeda waktu sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya. Kegiatan yang dimulai pada 27 Februari 2026 kemudian dilanjutkan kembali pada 1 Maret 2026 setelah pot yang telah dicat dipastikan siap digunakan untuk penanaman tanaman obat.

Pada hari kedua, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman berbagai jenis tanaman obat di lingkungan panti asuhan, antara lain serai, kapulaga, jahe, kunyit, dan temulawak. Setelah kegiatan penanaman selesai, peserta secara berkelompok mempresentasikan jenis tanaman yang telah ditanam beserta manfaatnya bagi kesehatan. Selanjutnya peserta melakukan praktik mencuci tangan dengan benar sebagai bagian dari penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Asar serta kegiatan tadarus dan khataman Al-Qur’an yang dipimpin oleh Maksum. Menjelang waktu berbuka puasa, seluruh peserta mengikuti kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung dalam suasana kebersamaan.

Dalam kesempatan tersebut, panitia juga memberikan penghargaan kepada peserta dengan pot tanaman paling kreatif sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi dan kreativitas peserta. Selain itu, panitia turut menyerahkan bantuan sembako kepada pihak panti asuhan sebagai wujud kepedulian sosial. Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi foto bersama.

Dewi Septyaningsih selaku Steering Committee (SC) menyampaikan bahwa kegiatan Semarak Ramadan ini menjadi salah satu cara untuk memaknai bulan Ramadan tidak hanya melalui ibadah secara pribadi, tetapi juga melalui kegiatan yang memberikan manfaat bagi orang lain. Melalui kegiatan ini, para peserta dapat berbagi kebahagiaan sekaligus menjalin kebersamaan dengan anak-anak di panti asuhan.

Ia berharap kegiatan yang telah dilaksanakan dapat memberikan kebahagiaan serta kesan yang baik bagi anak-anak di panti. Selain itu, pengalaman dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi pelajaran berharga bagi seluruh pihak yang terlibat untuk terus menumbuhkan rasa kepedulian serta semangat berbagi kepada sesama.

 Pawarta : Amelia Maura Azahra

Pengumuman

Kegiatan

  • DIKLATSAR 2012 (PERTAMA)
    • الخميس، 19 تشرين1/أكتوير 2017

    Seiring perkembangan ilmu dan teknologi di dunia ini, segala macam bentuk bencana baik alam maupun karena ulah dari tangan manusia itu sendiri, selalu memberikan dampak kerugian materi maupun imateri, diperparah…

  • DIKLATSAR 2013 (KEDUA)
    • الخميس، 19 تشرين1/أكتوير 2017

    “Berbekal Tujuh Prinsip Menuju Relawan Sejati yang Responsif” Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, segala macam bentuk bencana baik yang disebabkan karena faktor alam maupun karena ulah tangan manusia selalu…

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree