• Banner 2026
  • Banner2 2026
  • Banner3 2026
  • Banner4 2026
  • Banner5 2026

KSR PMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Gelar Diklat Ruang Menyiapkan Calon Anggota Yang Disiplin dan Siap Bertugas

20 تشرين2/نوفمبر 2025

Pekalongan – Unit Kegiatan Khusus (UKK) KSR PMI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan Menggelar kegiatan Diklat Ruang XIV pada Sabtu-Minggu, 15-16 November 2025, di Gedung FUAD Kampus II UIN K,H, Abdurrahman Wahid Pekalongan.. Di hari pertama, kegiatan ini diikuti oleh 37 Calon Anggota Baru KSR, dan dihari kedua diikuti oleh 34 Calon Anggota Baru KSR, karena ada beberapa yang izin berhalangan hadir pada hari tersebut. Kegiatan ini merupakan tahap wajib sebelum peserta memasuki tahap selanjutnya yaitu rangkaian Diklat Lapangan.

Diklat Ruang merupakan rangkaian dari kegiatan Diklatsar XIV yang bertujuan untuk membekali calon anggota baru dengan pengetahuan dasar mengenai kepalangmerahan, pertolongan pertama,  perawatan keluarga, dan beberapa materi lain yang berkaitan denga tugas relawan, dan juga ada pelatihan simulasi bencana. “ Tujuan diadakannya Diklat Ruang ini adalah untuk mengenalkan dan mengedukasi tentang dasar-dasar materi kepalangmerahan, kebencanaan yang nantinya menjadi bekal bagi peserta, sebagai calon relawan  kemanusiaan bekal ini dibutuhkan sebeum terjun ke lapangan. Serta memberikan gambaran tentang penyelenggaraan kegiatan kepalangmerahan dan kebencanaan." ucap Karomatul Maryamah selaku ketua Umum UKK KSR PMI periode 2025.

Hari pertama kegiatan diawali dengan acara pembukaan yang dipimpin dan dibuka secara resmi oleh PMI Kota Pekalongan yang diwakili Bapak Imron Rosyadi, S.H., M.H. Usai kegiatan pembukaan, dilakukan pengecekan resitasi peserta sebagai tahapan administrasi awal sebelum memasuki sesi materi. Materi pertama berjudul Pengantar PMI dan Keorganisasian disampaikan oleh narasumber dari PMI Kota Pekalongan. Selanjutnya, materi kedua mengenai Perawatan Keluarga dipaparkan oleh Bapak Ari Wibowo, S.Kep dari PMI Kabupaten Pekalongan, yang turut disertai sesi praktik sehingga peserta mampu memahami dan menerapkan penjelasan secara langsung.

 

Materi ketiga membahas Dapur Umum dan Logistik yang dipandu oleh saudari Boni Sumarsih, di mana peserta diminta melakukan praktik pengisian bincard atau pencatatan logistik sebagai bagian dari latihan administrasi kebencanaan. Kemudian, materi keempat mengenai Pertolongan Pertama disampaikan oleh Bapak Tondy Prasetyo, S.Kep yang juga disertai praktik penanganan awal, khususnya dalam kasus patah tulang. Materi terakhir mengenai Shelter dan Posko diisi oleh alumni KSR UIN Gusdur, Adi Prasetyo, S.E., yang sekaligus menutup rangkaian sesi materi pada hari pertama.

 

Hari kedua kegiatan diawali dengan pengecekan resitasi peserta, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi pertama mengenai MTDB dan Watsan oleh saudara Ahsyilin dari PMI Kabupaten Pekalongan. Selanjutnya, materi kedua tentang Kepemimpinan dan Korlap disampaikan oleh alumni KSR UIN Gusdur, Moh. Bahtiar, S.H. Materi ketiga yaitu Assessment dipaparkan oleh saudari Farisa Novita Sari, S.Pd., M.Pd., kemudian peserta diberi waktu untuk istirahat, salat, dan makan. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan materi terakhir Risk Mapper Disaster yang disertai praktik pembuatan peta jalur aman dan tidak aman dalam situasi bencana.

 

Selanjutnya, peserta mengikuti praktik simulasi penanganan bencana yang dimulai dan diakhiri dengan suara sirine melalui megaphone. Setelah simulasi selesai, kegiatan ditutup dengan evaluasi terhadap pelaksanaan penanganan simulasi bencana tersebut. “Peserta masih banyak yang bingung, miss komunikasi dan miss koordinasi. Penerapan materi sudah mulai diaplikasikan, hanya masih perlu pembiasaan” Ujar Fidela, selaku Komandan KSR periode 2023 yang mengikuti simulasi pertama dan menjadi Kepala PMI. Menurut Rafli Maulana Ishaq selaku Komandan KSR periode 2024 yang mengikuti praktik simulasi dan menjadi tokoh seorang rektor di bencana tersebut juga berkata demikian,  “Secara keseluruhan, peserta masih tampak panik, kurang terarah, dan belum sepenuhnya memahami jalur aman serta tugas masing-masing. Namun, sudah terlihat adanya inisiatif dan kemampuan dasar, meskipun belum optimal karena belum didukung fasilitas seperti shelter dan posko.”

 

Pengisian materi pada Diklat Ruang ini disampaikan oleh pemateri yang berkompeten dalam bidangnya, mulai dari alumni KSR, PMI Kota dan PMI Kabupaten Pekalongan. Selama kegiatan berlangsung, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi,  partisipasi aktif, semangat belajar, dan kemampuan adaptasi yang baik.dalam setiap sesi materi, terlebih pada materi yang terdapat praktik di dalamnya. “Peserta aktif pada saat praktik Asessment, peserta bisa improve karena warga lokal yang menjadi narasumber banyak yang shock, peserta ternyata bisa mengatasinya dengan menenangkan warga terlebih dahulu.

Selain materi, teori dan prakik terdapat pula sesi diskusi, dan tanya jawab untuk memperdalam pemahaman peserta. Lingkungan yang dibangun oleh tim pemateri dan panitia berjalan dengan santai namun tetap terarah, sehingga peserta dapat belajar dengan nyaman tanpa tekanan berlebihan. "Menurut saya tentang Diklat Ruang kemarin, acaranya keren dan banyak banget ilmu baru yang saya dapat, para pematerinya juga ramah dan sangat membantu ketika ada peserta yang kurang paham" ucap Sayla salah satu peserta. "Pada intinya acara kemarin sangat is the best" ujar Ahmad Dwi Septiawan salah satu peserta yang menjadi korlap pada simulasi bencana.

Kegiatan Diklat Ruang ini diharapkan menjadi fondasi awal yang kuat bagi calon anggota baru sebelum memasuki tahap lanjutan yaitu Diklat Lapangan. Dengan pelaksanaan yang tertib dan terstruktur, panitia berharap seluruh peserta mampu mengembangkan pengetahuan dan keterampilan mereka sebagai relawan KSR PMI yang kompeten dan siap terjun ke masyarakat.

“Harapan saya untuk peserta semangat belajar teruss, tidak ada kata akhir untuk kata belajar, dan untuk diklat ruang inii akan menjadii gerbang selanjutnya menuju pengukuhan anggota KSR” ucap Najwa Shofwa Maula selaku SC. “Diharapkan peserta menguasai materi yang diberikan dan menjadi relawan yang siap diterjunkan dan membawa manfaat bagi masyarakat. ” ujar Andika selaku ketua panitia.

 

Pawarta:

Indah Ayu Febriana

Pengumuman

Kegiatan

  • DIKLATSAR 2012 (PERTAMA)
    • الخميس، 19 تشرين1/أكتوير 2017

    Seiring perkembangan ilmu dan teknologi di dunia ini, segala macam bentuk bencana baik alam maupun karena ulah dari tangan manusia itu sendiri, selalu memberikan dampak kerugian materi maupun imateri, diperparah…

  • DIKLATSAR 2013 (KEDUA)
    • الخميس، 19 تشرين1/أكتوير 2017

    “Berbekal Tujuh Prinsip Menuju Relawan Sejati yang Responsif” Seiring perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, segala macam bentuk bencana baik yang disebabkan karena faktor alam maupun karena ulah tangan manusia selalu…

We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree